RSS

Chapter 741 (Usoland Sang Pembohong). Chapter Penutup yang mengharukan.

14 Mar

Chapter 741 (Usoland Sang Pembohong). Chapter Penutup yang mengharukan.

Image

Entah harus berapa kali lagi aku akan memuji Oda dengan sebutan GENIUS.

Melalui Mastervoice-nya dia mengalunkan kisah dengan begitu anggun. Masterplan rancangannya juga terbukti tiada banding. Membuktikan bahwa Eiichiro Oda benar-benar sang Mastermind sejati. Dan ONE PIECE adalah sebuah Masterpiece yang sudah menjadi bukti.Chapter 741 – Usoland Sang Pembohong. Chapter kali ini adalah chapter penutup volume. Dan seperti pola yang berulang, hal besar memang sudah di ramalkan dari Minggu kemarin untuk terjadi di chapter 741. Namun aku tak pernah menyangka jika akan berakhir seharu ini.

USOOP. Memang hanya kaulah yang bisa. Semua harapan negeri Dressrosa berada di pundakmu.Para mainan yang dipaksa bekerja setiap hari, para suku Ton-tatta lain yang diperlakukan sebagai budak di pabrik, para mainan yang terlihat sedang bersenang-senang di kota… tapi sebenarnya menangis di dalam hati dan manusia-manusia menyedihkan yang tak menyadari mereka kehilangan orang yang mereka cintai. Dan untuk ke sekian kali, mental pengecutmu harus di uji dulu sebelum sifat kepahlawanan yang selama ini kau impikan muncul.

Bahkan sebelum semua rencana SOP berjalan berantakan pun, mental pengecut Usoopsudah tampak muncul kembali. Dan setelah semua rencana jelas berantakan, hanya berlari yang bisa dia lakukan. Mengecewakan memang, tapi memang hanya itu yang bisa dia lakukan.

Ya, setidaknya sebelum kepercayaan para suku Ton-tatta membangkitkan semangatnya. Harapan dan kepercayaan mereka yang begitu tinggi pada Usoland. Pahlawan yang dari awal sudah di elu-elukan. Pahlawan yang ternyata tak lebih dari seorang pembohong.

“DIAM KAU!! USOLAND BUKAN PEMBOHONG!!!!”

Image

Dalam keadaan tubuh yang tak berdaya dan berlumuran darah karena ledakan resin yang Leo terima sebelumnya. Ternyata dia masih memiliki tenaga yang cukup untuk membentakTrevor. Leo tak terima Usoland di hina sebagai pembohong. Selemah apapun kita, memang selalu ada tenaga yang cukup untuk melawan.

Entah karena harapan dan kepercayaan para suku Ton-tatta iniyang terlalu tinggi atau seorang pahlawan memang tak seharusnya berbohong pada mereka. Tapi Usoland sudah berjanji. “Seorang pahlawan tak akan pernah menipu.”

Dan “Pigya”.

Jerit kematian dari suku Ton-tatta itu akhirnya terdengar. Trevor baru saja menginjak Leo hingga mati. Tubuh yang tak lebih besar dari telapak kaki itu hancur terinjak.

Setidaknya Usoop membutuhkan delapan teriakan kematian para suku Ton-tattasebelum semangat rela matinya bangkit. “HENTIKAN!! HENTIKAN!! HENTIKAN KALIAN SEMUA!!”

Image

Dan inilah yang membuat One Piece selalu berbinar di mataku. Di hadapan para suku Ton-tatta yang sudah putus asa tak berdaya, Usoop justru mengatakan kejujuran bahwa dirinya hanyalah seorang pembohong besar. Dia bukan pahlawan. Dia hanya penembak jitu dari anggota bajak laut Topi Jerami.

Siapa yang tidak runtuh hatinya jika seseorang yang selama ini dipercaya sebagai pahlawan ternyata hanyalah seorang pembohong?

Tapi sekali lagi, Usoop tak sepengecut itu. Dia memang mengatakan kejujuran yang menyakitkan, tapi seketika itu juga langsung dia ganti dengan angin segar harapan.

Usoop yang sebelumnya mengatakan sebagai keturunan Noland si pahlawan legendaris yang dulu pernah menolong suku Ton-tatta, hingga di buatkan patung untuk menghormatinya, akhirnya mengatakan sesuatu yang tak terduga. Kebohongannya dia tutup dengan sebuah kejujuran menyakitkan dan dia bangun lagi harapan baru di atasnya untuk suku Ton-tatta.

“Kalau tidak, mereka akan menungguku sampai mati. Aku tak bisa membiarkannya. Dan untuk berterima kasih telah mempercayaiku…

…aku lebih memilih untuk mempertaruhkan nyawaku. Itu lebih keren kan?”

“Eh,”

Ya, Usoop. Itu keren sekali. Memang sudah seharusnya kau membela orang yang sudah percaya dengan semua kebohongan yang sudah kau katakan.

“NAMAKU USOOP!!! INGATLAH TON-TATTA!!! JIKA AKU MATI, DIRIKAN PATUNGKU DISEBELAH NOLAND!!!

MULAI SEKARANG AKU AKAN MENJADI PAHALAWAN LEGENDARIS!!!”

Image

Teriaknya saat menarik katapel berisi ‘PlatanusSuriken’ yang diarahkan langsung ke arah Trevor.

Trevor yang seketika terbelah, langsung diikuti oleh teriakan semangat dari para suku Ton-tatta dengan mengelu-elukan nama Usolaaaand. Namun aku yakin Trevor tak selemah itu. Dan seperti yang dikatakan Oda sebelumnya, “Sukses!? Gagal!?” maka aku prediksikan gagal.

Ah, tidak. Ini hanya awal. Usoop pasti berhasil. Hanya dialah satu-satunya yang cocok untuk menghadapi Trevor. Dialah harapan satu-satunya dari Ton-tatta dan Bajak laut Topi Jerami.

Kisah sepanjang 11 halaman awal ini benar-benar berakhir mengharukan. Dan hanya bersela satu halaman yang membahas secara singkat tentang keadaan di ruang kartu. Scene berlanjut tentang kisah masa lalu Kyros yang mengharukan. Petarung Colosseum yang tak pernah kalah selama 3000 kali pertarungan.

Kyros muda yang berumus 15 tahun harus di tangkap oleh tentara karena sudah membunuh dua orang. Kejahatannya ini bahkan terkenal ke seluruh negeri dan dia mendapat sebutan sebagai pembunuh.

Padahal alasannya membunuh adalah karena segerombolan musuh telah membunuh teman baiknya.

Namun tetap saja, alasan itu tak di terima begitu saja oleh Raja Riku. Pembunuhan tetaplah pembunuhan. Dan sebagai ganti kebebasannya, Kyrosditawarkanuntuk menang sebanyak 100 kali dalam pertarungan di arena Colosseum.

Empat bulan kemudian, dia memenangkan 100 pertarungan. Beralasan ‘tak seorangpun menginginkanku’ berhasil membuatnya tinggal. Cepat saja, 200, 300 kemenangan dia dapatkan. Bahkan namanya mampu membuat para petarung dari luar samudra rela jauh-jauh datang untuk bertarung melawannya.

Empat tahun kemudian, dia memenangkan kemenangannya yang ke 1000.

Dia yang sedari awal terkenal sebagai pembunuh, kini dia justru mencatatkan namanya sebagai petarung yang ribuan kali bertarung tanpa pernah kalah.

Di suatu pemakaman, Raja Riku mendatanginya. “Apa itu kau, Kyros?”

“Jangan ke sini, Kau tak akan mengerti!!! Tak peduli ke mana aku pergi… Aku akan menjadi pembunuh selamanya…”

Dalam tangis penuh air mata, Kyros menyesali semuanya. “SIALAN!!! MENGAPA SEMUA ORANG TAK MELUPAKANKU SAJA…..!?

Image

Kata-kata penutup chapter ini seperti sebuah doa yang akan segera terwujud. Yaitu tepat saat Doflaminggo datang, Kyros akan dirubah menjadi mainan dan segera terlupakan. Hingga sekarang.

*

Benar-benar chapter penutup yang luar biasa. Secara fisik memang aku tak sampai menangis. Tapi sejauh ArcDressrosa, tak ku pungkiri jika chapter ini adalah yang paling mengharukan. Bagaimana sebuah harapan indah itu harus hancur oleh kebohongan. Bagaimana kejujuran itu harus tetap dikatakan meski terasa begitu pahit. Bagaimana harapan yang telah hancur di bangun ulang dengan harapan baru di atasnya. Bagaimana sebuah alasan baik tak bisa membenarkan perbuatan salah. Dan bagaimana rasanya hidup dalam rasa bersalah dan tak bisa keluar darinya.

Sungguh chapter penutup yang luar biasa. Atau bisa juga ku katakan, semua chapter selalu lebih luar biasa dari chapter sebelumnya. Dan yang pasti, chapter mendatang akan lebih luar biasa dari sekarang.

Mari berdiri, angkat topi dan tepuk tangan yang meriah untuk mangaka kebanggaan kita. EIICHIRO ODA – ONE PIECE.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 14, 2014 in Review

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: