RSS

Dialog Hati di Kamar Mandi

29 Apr

“Sepertinya sudah saatnya di isi,”

“Air di bak mandi habis yak?” kataku. Aku tahu apa yang kau maksud.

“Apalagi bak mandinya bocor,”

“Sekali bocor, tetap saja bocor. Diisi pun percuma.”

“Tapi kalau kita mengisinya dengan cepat, pasti bisa.”

“Tidak, kau harus menambalnya dulu sebelum kau isi dengan air yang baru.”

“Kalau begitu, saatnya beli yang baru.”

“Tak perlu menjadi dekorator handal untuk bisa menghasilkan kamar mandi yang indah. Di toko besi atau toko perabot banyak menjual berbagai macam bak mandi dengan berbagai model, merk, kualitas, ukuran, warna, harga, dan lain-lain. Kau harus memilih mana yang paling pas dengan kamar mandimu. Semahal dan sebagus apapun bak mandi itu, tapi kalau tak sesuai maka akan percuma”

Image

“Perlukah di ukur juga?”

“Konon, ada petuah tua yang mengatakan bahwa dalamnya ‘bak mandi’ tak ada yang tahu. Meski begitu, tak ada salahnya mencoba mengukurnya, bukan?”

“Takut salah memilih, jadi nggak usah di isi sekalian,”

“Kalau waktunya tiba, kamu akan tahu mana yang tepat,”

“Kalau begitu aku tunggu saja,”

“Menunggu sambil mengamati, mengawasi, memilah dan memilih. Tak hanya ajang pencarian bakat bukan yang butuh seleksi?” 🙂

“Haha… Sepi karena nggak ada cinta, setuju nggak?”

“Enggak juga tuh…” 🙂 aku tersenyum. “Aku punya teman, Aku punya aktivitas, aku punya hobi, Aku punya semua yang membuatku bahagia. Aku selalu mencoba melihat dunia dengan sudut pandang luas. Bulan, bintang, fajar, senja, bunga, pelangi, hujan, warna, canda dan persahabatan, mereka memiliki kesan yang selalu bisa membuatku tersenyum. Aku bahagia dengan mereka di sekitarku.”

“Tapi merasa kurang?”

“Cinta?” Aku tahu ke mana arah pertanyaan ini. “Aku nggak pernah kekurangan cinta,” ku lanjutkan, “Kalau pacar, aku bukan tipe orang yang harus punya pacar atau yang tidak bisa hidup tanpa pacar. Aku pikir, aku lebih bahagia sekarang. Sendiri. Memperbaiki diri.”

“Ingin sepertimu,”

“Jangan pernah berpikir kalau hanya pacar yang bisa memberimu cinta… bukankah cinta yang tulus selalu datang dari mereka yang tak pernah mengungkapkannya? Lihatlah sekitar, Ada cinta di setiap kamu memandang. Dia ada di mana-mana.”

“Benar. Itu berarti ukiran cinta di otak dan hatiku perlu di ganti,”

“Perlu di definisi ulang, tuh.” Kami tertawa.

“Sepertinya begitu. yang ku tahu selama ini, Cinta dan kasih sayang terindah itu hanya dari pacar,”

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 29, 2014 in Dunia Tulis

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: